Jumat, 10 Mei 2013

Karunia Ta 'adud




"Tidak kah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah menundukan untuk (kepentingan)mu, apa yang ada di langit dan yang di bumi dan untuk menyempurnakan untuk mu nikmat-Nya lahir dan bathin ( Luqman/31;20)


Sesungguhnya ayat tersebut menggetarkan sisi bathin saya...
Yang Di langit ..bahwa Allah telah memberikan kasih sayang Nya yang terbesar di dalam hidup saya.
Yang di bumi.. Kaka (istri lebih dulu dari suami saya)  memberi & mengikhlaskan seseorang yang di cintainya untuk saya cintai..
yang di bumi... seorang laki laki yang kini menjadi suami saya... begitu menyayangi saya dan keluarga saya

untuk menyempurnakan nikmat lahir bathin saya... menjalani hidup tanpa seorang diri lagi...
ada kawan sejati... ada kekasih hati...

Cerita poligami

Bismillah....

Mudah mudahan Allah hapuskan niat tuk ujub dan riya di dalam hati...

Bismillah...
Poligami atau ta adud yang saya jalani... saya katakan suatu mukjizat dan karunia Allah buat saya...
bisa anda bayangkan.... ketika semua wanita menolak syariat itu...
Kawan adik  saya yang kini jadi kaka saya sekaligus istri pertama dari suami...mengajukan niatnya untuk mengajak saya tuk merasakan kebahagiannya pula (kebahagian rumah tangganya) dalam rangka mengharap Wajah Allah  Azza Jalla... Meraih Kebaikan di sisi Allah.... Masya Allah..saya bersujud syukur... saya di pilih istrinya... bukan merebut suaminya, jelas itu suatu anugrah karunia Allah yang teramat besar bagi saya.

Bagaimana mungkin mereka menyebut saya... mengambil suami orang lain??
Kalaupun poligami terjadi adalah karena keinginan kami semua berbagi dalam kasih sayang Rabb kami.

Saya pribadi... mengakui ketidakmampuan saya melayani suami setiap hari dengan segala kebaikan yang harus seorang istri persembahkan kepada suami,karena alasan tersebut saya memilih ta adud, agar kelak pernikahan benar benar menjadi ladang pahala buat diri sendiri dengan waktu, kemampuan dan kapasitas diri.

Jadi andai saja wanita mau membuka hati dan jiwanya...
bahwa tidaklah Jin dan Manusia tidak di ciptakan untuk beribadah yang sebenar benarnya pada Rabb kita,
maka poligami juga merupakan syariatNya..lalu kita membeda - bedakan ???
lalu kami mengaku akan benar benar beribadah dengan cara yang sebenarnya... menafikan poligami itu??

Wahai pria... andai kalian mengerti juga
poligami tak pantas di hargai murah...
jangan lah melihat kecantikan sesaat saja...
pilih lah wanita yang membuat dirinya (istri) , diri mu nyaman
sebab... memegang kendali dua perahu.. haruslah di bantu navigator yang bisa kau andalkan
disaat kau lemah, di saat kau jauh... di saat kau jatuh...

periksalah akhlaknya... cita cita hidup nya, impian impian hidupnya
adakah ia membuat mu akan bertambah baik atau semakin terpuruk???
insyaAllah... jika kau lihat itu baik, insyaAllah pula kecantikannya dapat terlihat...

Dan untuk wanita yang telah di nikahi lebih awal...dan juga yang setelahnya
berprasangka baik saja pada Allah Azza Jalla
kesabaran nu, pengorbanan mu mengharap balasan Rabb mu... di jadikan  kami kami di dunia istri istri yang muda, lagi cantik jelita tanpa hasad, dengki cemburu karena Allah telah meghilangkan yang buruk buruk di diri kami... di dalam indahnya syurga... di dampingi kekasih hati waktu di dunia..... ahhhhh... terasa indah bukan...

Dan ingat Janji Rabb mu pasti!! Dia lah sebaik baik pemberi janji..



Kamis, 09 Mei 2013

Jadikan aku yang ke 2 karena Allah...sayang ku...

Bismillah....

aku mencintai mu karena Allah....
jika dulu nafsu semata... mungkin inginnya aku sebelum menikah dengan mu 
berlama lama ta'aruff yang berisiko pacaran dengan mu nantinya.
tapi aku takut....
aku ingin kepastian cinta yang halal...
yang kelak ketika kau menyentuh ku...tanpa ada ketakutan akan dosa...
lalu aku percepat keputusan ku... dalam sebulan kau siap menikah atau tidak sama sekali!!
bagi ku ..aku percaya bahwa cinta akan timbul dengan sendirinya seiring kau menjaga cinta kepada Rabb
maka ku yakin kau mencintai ku dan aku pula menyintai mu...(karena Rabb kita)
ya... seperti kata kawan ku...
jodoh memang telah di takdir.. tapi kita harus menjemputnya dengan doa dan ikhtiar..
sebab hanya dengan pernikahan yang dapat menyempurnakan separuh agama... dan dengan pernikahan semoga diri menjadi berkilau...

kau harus pandai merawat diri kawan...
sebab mata adalah kelemahan sang pangeran...
jika kau tak berkilau...
bagaimana jiwanya dapat memandang mu kawan..

kau harus membenahi diri kawan..
sebab jiwanya..tak mudah kau genggam
kadang ia seperti anak kecil yang selalu ingin di mengerti
kadang ia ingin menjadi seorang pemimpin yang di hargai
kadang ia ingin kita menjadi sahabat dalam sedih
kadang ia butuh kawan tuk berbagi
kadang ia ingin seperti raja.. tuk memiliki, memerintah kami
kadang ia ingin menjadi kekasih hati..
ahhh.... rumit dan terlalu banyak yang harus di perankan...
tapi mengingat balasan Illahi... layak di perjuangkan bukan???

Senin, 06 Mei 2013

soal hati tiada yang tau....

soal hati tiada yang tahu...
percayakan kepada yang memegang "hati"
bukan urusan kita untuk mengetahui dalamnya hati..
sebab hati selalu berubah ubah jika tak di pandu akal..

tak akan kau bisa menjangkau dalamnya hati
jangan di paksakan..itu bukan area mu..
akan lelah hati mu... menjangkau dalamnya hati seseorang
biar saja percayakan pada Rabb mu...
sejauh kau menjaga hati dengan Rabb mu....
maka biar saja Rabb mu yang mendekatkan hatinya kepada hati mu...

Minggu, 05 Mei 2013

Monopoli Cinta

Bismillah...

ada beberapa komentar ke saya... "ahhh tepena mah enak,menjadi yang ke dua, coba jadi yang pertama??
ehhmmm... oke kali ini saya berbagi lagi...
begini rumusannya ya...
jika kita di beri oleh tangan pertama maka tangan kedua yang menyambutnya...
nah ketika si tangan pertama memberi, sebenarnya tangan kedua pun menahannya agar tak jatuh
lalu di bawanya bersama sama....
ehhh... lalu komentar tersebut tidak selalu benar...
karena pelaku poligami haruslah sama mentalnya... bersamaan belajar ilmunya...
jika tidak... naudzubillah... salah seorang dari kita terancam akan buruk perilakunya
yang monogami saja belum tentu baik... jika tak berusaha mencariilmu untuk perbaikan rumah tangganya
lalu kami nekat... tak berusaha pula.... ahhh ga lah!! masa kami berlaku bodoh pada diri sendiri
enak atau tidak enak nya kita memandang hidup... adalah tergantung kacamata apa yang kita gunakan bukan??

intinya... suatu saat saya pasti berbagi..
saya yakin ada teman teman saya yang dilema mencintai lelaki yang telah  beristri
atau laki laki yang telah menikah juga merasa jatuh cinta pada wanita lainnya...
jika keduanya berniat baik... berusaha memperbaiki... salahkan poligami???
apakah Rabb kita menyebutnya itu haram???
mengapa kami tak boleh mencintai... jika kami berusaha menjalankan cinta dengan syariat ???..
karena kau mencintainya, karena dia mencintainya... lalu cinta memonopoli???
bukan kah hak memonopoli cinta adalah hak prerogatif Allah.??..
yang memegang jiwa, yang mememegang hati...

cinta yang ada hanya pada kasat mata saja...
kadang membuat sakit di dada..
cinta yang menjulang karena Rabb mu
maka cinta di beri rasa cerdas.. di beri rasa lapang..
dalam pahitnya pun... hati mu masih bisa berkata"inilah kebaikan Rabb ku"

ingin di cintai...

dia menegur ku dengan cara yang halus sekali
di minta aku membacanya selembar kertas isi hatinya...
jika dulu untuk memikat hatinya.. aku bersolek, menampilkan wajah yang merona
kini kesibukan membuat ku lupa..
ia merindukan wajah itu katanya....
ehhhmmm.... sejenak berpikir, meniatkan kembali
aku ingin "merona" lagi....
karena aku mencintai mu dan ingin di cintai mu....