Minggu, 11 November 2012

Adab suami terhadap isteri




 Adab suami terhadap istri dalam islam :
  • Orang mukmin yang paling sempurna imannya ialah, yang paling baik akhlaknya dan paling ramah terhadap istrinya/keluarganya. (Tirmudzi)
  • Suami tidak boleh kikir dalam menafkahkan hartanya untuk istri dan anaknya.(Ath-Thalaq: 7)
  • Suami dilarang berlaku kasar terhadap istrinya. (Tirmidzi)
  • Suami hendaknya bersabar dalam menghadapi sikap buruk istrinya. (Abu Ya'la)
  • Suami wajib menggauli istrinya dengan cara yang baik. Dengan penuh kasih sayang, tanpa kasar dan zhalim. (An-Nisa': 19)
  • Suami wajib memberi makan istrinya apa yang ia makan, memberinya pakaian, tidak memukul wajahnya, tidak menghinanya, dan tidak berpisah ranjang kecuali dalam rumah sendiri. (Abu Dawud).
  • Suami wajib selalu memberikan pengertian, bimbingan agama kepada istrinya, dan menyuruhnya untuk selalu taat kepada Allah dan Rasul-Nya<. (AI-Ahzab: 34, At-Tahrim : 6, Muttafaqun Alaih)
  • Suami wajib mengajarkan istrinya ilmu-ilmu yang berkaitan dengan wanita (hukum-hukum haidh, istihadhah, dll.). (AI-Ghazali)
  • Suami wajib berlaku adil dan bijaksana terhadap istri. (An-Nisa': 3)
  • Suami tidak boleh membuka aib istri kepada siapapun. (Nasa'i)
  • Apabila istri tidak mentaati suami (durhaka kepada suami), maka suami wajib mendidiknya dan membawanya kepada ketaatan, walaupun secara paksa. (AIGhazali)

Adab Seorang Istri Terhadap Suami


Adab Seorang Istri Terhadap Suami


“Dunia (hidup di dunia ini) adalah kesenangan dan sebaik-baik kesenangan di dunia ini adalah istri yang baik (sholehah).” (Shahih Muslim, Kitab 14, Bab 17, Hadits No. 1467).
Ada beberapa hal yang patut diperhatikan oleh seorang istri yang sholehah di dalam keluarga, termasuk pergaulannya terhadap suami. Beberapa hal tersebut adalah:
1. Menjadi seorang istri yang baik adalah sedemikian penting sehingga dari titik pandang Islam, seorang istri yang baik dipandang sebagai sesuatu yang paling baik di dunia.
2. Peranan perempuan dalam rumah tangga sangat penting. Sesungguhnyalah ia merupakan faktor penentu.
3. Istri harus melakukan yang terbaik untuk menjaga agar suaminya tetap senang kepadanya.
4. Istri ideal harus memadukan tiga hal : Ia dapat membahagiakan suaminya bila suami melihatnya, dengan cara merawat diri agar selalu tampil cantik menarik di depan suaminya. Ia harus mentaatinya jika ia menyuruhnya; Ia tidak menentang keinginan suaminya baik menyangkut diri sang istri atau harta bendanya dengan melakukan sesuatu yang dicela olehnya.
5. Menolak tidur bersama suaminya ketika ia mengajaknya tidur adalah merupakan satu kesalahan besar yang harus dihindarkan.
6. Ketika sang istri berniat untuk berpuasa sunat, ia boleh melakukannya hanya setelah ada izin dari suaminya. Jika ia tidak memperoleh izin suaminya, maka suami berhak untuk membuatnya membatalkan puasa yang sedang dijalaninya. Alasan untuk ini adalah bahwa mungkin ia berkeinginan untuk melakukan hubungan seksual dengannya, yang tentu ia tidak bisa melakukannya jika sang istri berpuasa atas pemberian izin darinya.
7. Adalah kewajiban seorang istri untuk tidak mengizinkan seseorang, yang tidak diinginkan suaminya, untuk masuk ke dalam rumah tanpa izin darinya.
8. Istri tidak boleh memberikan sesuatu yang mungkin hak milik suaminya tanpa perkenannya.
9. Seorang istri tidak patut meminta dari suaminya uang tambahan atau apa yang ia tidak miliki atau tidak mampu memberikannya, dan ia harus menunjukkan rasa terima kasih atas apapun yang ia berikan.
10. Seorang istri harus mengakui bantuan apapun yang diberikan suaminya di dalam rumah.
11. Istri yang baik adalah ia yang taat pada perintah suaminya jika ia memintanya melakukan sesuatu.
12. Pada saat suami pulang ke rumah, istri harus menyambutnya dengan ramah dan menemuinya dengan penampilan yang baik dan cantik.
13. Istri harus berusaha untuk tidak mengabaikan kebutuhan-kebutuhan suaminya atau melalaikan tuntutan-tuntutannya. Semakin seorang istri memperhatikan suaminya, maka semakin besar pula cintanya kepadanya. Kebanyakan para suami – secara faktual, memandang perhatian sang istri pada mereka sebagai satu ekspresi dari cintanya.
14. Seorang istri harus berhati-hati untuk tidak menyampaikan pada suaminya, pada saat ia pulang, tentang persoalan-persoalan keluarga, atau mengadu padanya tentang anak-anak, dan lain-lain. Sebaliknya ia harus berupaya menciptakan suasana damai yang justru dibutuhkan suaminya setelah melewati hari-hari yang panjang dan melelahkan.
15. Seorang istri sebaiknya mendiskusikan masalah-masalah keluarga dengan suaminya pada saat-saat yang tepat.
16. Bagi seorang istri yang menghormati kerabat dekat suaminya dan memperlakukan mereka dengan ramah adalah – sesungguhnya – merupakan tanda penghargaan dan hormat bagi suaminya.
17. Seringkali meninggalkan rumah adalah suatu kebiasaan buruk bagi perempuan. Ia juga tidak boleh meninggalkan rumah jika suaminya keberatan ia berbuat demikian.
18. Istri tidak boleh bercengkrama dengan laki-laki asing tanpa mengindahkan keberatan suaminya.
19. Istri harus penuh perhatian terhadap suaminya pada saat ia berbicara.
20. Seorang istri tidak berhak meminjamkan sesuatu dari harta suaminya yang bertentangan dengan keinginannya. Tetapi ia boleh meminjamkan hak miliknya sendiri.
21. Menuntut perceraian dari suami tanpa alasan yang kuat adalah dilarang.
22. Jika seorang teman suami bertanya tentang dia, ia boleh menjawabnya tetapi tanpa harus terlibat dalam percakapan panjang lebar.
23. Terlalu banyak berargumentasi dan berdebat dengan suami, menghitung-hitung kesalahan suami, sebenarnya hanya akan menumbuhkan kebencian dan memperburuk hubungan.
24. Memelihara rumah dan menjalankan tugas-tugas rumah tangga adalah menjadi tanggung jawab istri. Oleh karena itu ia harus mengerjakan tugas-tugas merawat rumah, perabot rumah tangga dan lain-lain dan juga harus hemat.
25. Seorang istri tidak boleh memberi sedekah dari harta suaminya tanpa seizinnya.
26. Berbicara tentang atau menceritakan pada orang lain mengenai masalah-masalah seksual antara suami dan istri adalah merupakan dosa menurut Islam.
27. Seorang istri tidak perlu merasa takut untuk menyatakan cinta dan kasih sayangnya terhadap suaminya. Hal itu akan menyenangkan hatinya dan membuatnya lebih dekat pada keluarganya; selain itu jika ia tidak menemukan seorang perempuan yang menarik dan mencintainya di rumah, ia mungkin sekali akan terdorong untuk mencari hiburan dimana saja, di luar rumah.
28. Kepemimpinan dalam keluarga adalah menjadi hak suami. Bagi perempuan yang menuntut persamaan yang penuh dan sempurna dengan suaminya, akan berakibat pada adanya dua pemimpin dalam keluarga dan ini tidak dikenal dalam Islam. Meskipun begitu suami tidak boleh bertindak dengan cara otokratis dan menyalahgunakan posisinya. Ia harus memperlihatkan cinta dan kasih sayangnya dan memperlakukan istrinya sebagai partner hidup.
Sumber Agus Syafii

Istri yang sholehah memiliki beberapa sifat yang terpuji. Cirri-ciri seorang istri yang sholehah diantaranya adalah:
    Al-waluud (beranak-pianak)Menikah adalah salah satu upaya untuk melanjutkan keturunan. Banyak orang menikah karena ingin memiliki keturunan yang sholeh-sholehah. Istri yang sholehah salah satu tandanya adalah mampu memberikan keturunan (dengan kehendak Allah), sehingga dapat memberikan kebahagiaan dalam keluarganya. Rasulullah Muhammad saw sendiri menyarankan kita untuk mencari istri yang mampu memberikan banyak keturunan, karena Rasulullah saw membanggakan umatnya dari umat lain karena kuantitasnya. Hal ini sesuai dengan hadist Rasulullah Muhammad saw:
 “Seseorang datang kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu mengatakan: ‘Aku mendapatkan seorang wanita (dalam satu riwayat lain (disebutkan), ‘memiliki kedudukan dan kecantikan’), tetapi ia tidak dapat melahirkan anak (mandul); apakah aku boleh menikahinya?’ Beliau menjawab: ‘Tidak.’ Kemudian dia datang kepada beliau untuk kedua kalinya, tapi beliau melarangnya. Kemudian dia datang kepada beliau untuk ketiga kalinya, maka beliau bersabda: ‘Nikahilah wanita yang berbelas kasih lagi banyak anak, karena aku akan membangga-banggakan jumlah kalian kepada umat-umat yang lain.
”Memilih wanita yang subur dapat dilihat dari silsilah keluarganya. Meskipun demikian, jika Allah belum berkenan memberikan momongan, janganlah berkecil hati. Tetaplah sabar dan selalu berdoa kepada Allah SWT.
 •    Al-waduud (Besar cinta pada suami)
Seorang istri yang sholehah memiliki cinta yang besar kepada suami dan keluarganya. Besar cinta seorang (calon) istri dapat dilihat dari besar kecilnya mahar yang diminta. Semakin kecil mahar yang diminta kepada (calon) suaminya, maka semakin besar pula cinta istri tersebut kepada suaminya.
 •    Sittiroh (pendiam)Istri adalah tempat suami mencurahkan segalanya, baik itu kasih saying maupun keluh kesah, bahkan rahasianya. Seorang istri yang sholehah akan mampu untuk menjaga rahasia dari sumainya. Istri yang sholehah akan mampu menjaga kehormatan suami dan keluarganya. Ia tidak akan menyebarkan dan membuka aib keluarganya.
Seorang istri yang sholehah juga akan menghindari pembicaraan yang tidak perlu. Ia akan menjauhi majelis ghibah, dan lebih banyak menghadiri majlis-majlis keagamaan (dengan seijin suami tentunya).
 •    Al-azizah fii ahliha (tabah dan ikhlas menghadapi cobaan)Tidak selamanya rumah tangga yang kita bina akan berjalan di jalan yang rata. Suatu kali tentunya ada sandungan-sandungan yang akan menimpa keluarga kita. Seorang istri yang sholehah akan dapat menghadapi cobaan dalam rumah tangga dengan sabar dan tabah, serta tawakal keapda Allah SWT. Ia akan ikhlas dalam menghadapi apa pun bentuk cobaan yang diberikan oleh Allah kepada keluarganya.
•    Adzalilah ma’a ba’liha (patuh pada suami)Rasulullah Muhammad saw bersabda: “Andaikan aku diperbolehkan memerintahkan seorang manusia sujud terhadap manusia lain, maka aku akan perintahkan seorang istri sujud kepada suaminya, karena begitu besar haknya kepadanya”. (HR Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majjah, dan Ibnu Hibban).Ketaatan seorang istri setelah taatnya kepada Allah dan Rasul, adalah kepada suaminya. Begitu banyak kisah-kisah akan ketaatan seorang istri kepada suaminya, yang dapat kita temui dalam sejarah. Salah satu kisah patuh dan taatnya seorang istri kepada suaminya, sehingga Allah menyediakan surge atasnya (Insya Allah) terdapat dalam kisah berikut:“pada suatu hari, karena amarahnya, seorang suami melarang istrinya untuk keluar rumah sampai ia kembali. Setelah suami tersebut pergi, datanglah saudara dari si istri yang mengabarkan bahwa ayah si istri sakit. Istri tersebut sedih, namun ia mengatakan bahwa suaminya melarangnya keluar rumah, sampai sang suami tersebut kembali. Ia meminta saudaranya mendatangi Rasulullah saw untuk meminta nasehat beliau atas hal yang menimpanya. Kepada saudaranya, Rasulullah saw beerpesan agar ia mematuhi suaminya. Hari berikutnya, saudara tersebut datang lagi untuk mengabarkan bahwa sakit ayahnya bertambah parah, dan ayahnya ingin berjumpa dengannya. Namun lagi-lagi istri tersebut mengatakan hal yang sama, sebab suaminya belum kembali. Keesokan harinya, saudara istri tersebut mengabarkan bahwa ayahnya telah meninggal, dan akan segera dimakamkan. Pemakaman menunggu kedatangan istri sholehah tersebut. Namun wanita ini mengatakan agar jenazah ayahnya segera diurus sebagaimana mestinya, karena suaminya belum pulang dan karenanya ia tidak bias hadir.Saat suaminya pulang, ia menyambut kedatangan suaminya dengan suka cita. Ia menyediakan jamuan kepada suaminya. Setelah suaminya beristirahat, ia mengabarkan kepada suaminya bahwa ayahnya sudah meninggal. Ia juga menyatakan bahwa ia tidak dapat menghadiri pemakaman ayahnya, karena patuh akan perintah suaminya untuk tidak keluar rumah sampai ia kembali.”
Tindakan dari istri sholehah tersebut dibenarkan oleh Rasulullah Muhammad saw.
 •    Mutabarriyah (berhias)
Berhias disini bukanlah berhias untuk keluar rumah atau bepergian. Berhias yang dimaksud adalah berhias untuk suaminya. Hal ini dilakukan untuk menggembirakan hati suaminya. Janganlah berhias untuk keluar rumah, sementara saat dirumah tampil “berantakan”. Ingatlah akan pesan Rasulullah saw: “apabila dipandang menyenangkan”.
 •    Al-hashonu (membentengi diri)Seorang istri harus dapat membentengi diri dalam bergaul dengan orang lain. Ia dapat menempatkan diri bagaimana bergaul dengan orang lain di lingkungan sekitarnya, tanpa menimbulkan fitnah. Alangkah bahagianya jika seorang suami mendapatkan istri sholehah dengan sifat-sifat tersebut. Dapat dipastikan bahwa keluarga tersebut akan menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah, insya Allah.
Robbana hablana min azwaajina wadzuriyatinaa quraata a’yun waj ‘alna lil muttaqiina imamaa………Amin ya robbal ‘alamin…….. 
Kopas dari syahadat.com

Kamis, 08 November 2012

Cara Sederhana Mengelola Keuangan Keluarga


Masalah keuangan adalah hal yang umum dialami keluarga muda, apalagi di tahun-tahun pertama menjalani kehidupan berumahtangga. Belum lagi si kecil tak lama kemudian hadir di tengah Anda dan pasangan. Benarkah masalahnya terletak dari besar-kecilnya pendapatan keluarga?

“Seringkali masalahnya bukan terletak pada penghasilan yang kurang, tapi kebiasaan yang salah dalam mengelola uang,” ungkap Ligwina Hananto, ahli perencanan keuangan dalam sebuah acara Ayahbunda beberapa waktu lalu. Ternyata, dalam kenyataan, seorang ayah yang berpenghasilan ratusan juta rupiah bisa mengalami shock ketika menemukan uangnya tinggal Rp. 500.000,00 sebelum akhir bulan.

Ligwina memberikan beberapa kunci untuk mengelola keuangan secara sederhana:
1.    Pahami portfolio keuangan keluarga Anda.Jangan sampai Anda tak tahu isi tabungan, jumlah tagihan listrik, telepon, servis mobil, belanja, biaya periksa dokter dan lainnya. Anda harus tahu berapa hutang kartu kredit, pinjaman bank atau cicilan rumah dan mobil.
2.    Susun rencana keuangan atau anggaran. Rencana keuangan yang realistis membantu Anda bersikap obyektif soal pengeluaran yang berlebihan. Tak perlu terlalu ideal, sehingga lupa kebutuhan diri sendiri. Tak ada salahnya memasukkan kebutuhan pergi ke salon, spa atau clubbing. Yang penting, anggarkan jumlah yang realistis dan Anda pun harus patuh dengan anggaran tersebut.
3.    Pikirkan lebih seksama pengertian antara “butuh” dan “ingin”. Tak jarang kita membelanjakan uang untuk hal yang tak terlalu penting atau hanya didorong keinginan, bukan kebutuhan. Buatlah daftar berupa tabel yang terdiri dari kolom untuk item belanja, kebutuhan dan keinginan. Setelah mengisi kolom item belanja, isilah kolom “kebutuhan” dan “keinginan” dengan tanda cek (V). Dari sini pertimbangkan dengan lebih matang, benda atau hal yang perlu Anda beli/penuhi atau tidak.
4.    Hindari hutang. Godaan untuk hidup konsumtif semakin besar. Tapi bukan berarti dengan mudah Anda membeli berbagai benda secara kredit. Tumbuhkan kebiasaan keuangan yang sehat dimulai dari yang sederhana, seperti tak memiliki hutang konsumtif.
5.    Meminimalkan belanja konsumtif. Bertemu teman lama untuk bertukar pikiran di kafe terkadang memang perlu, tapi tak berarti Anda harus melakukannya di setiap Jumat sore. Anda bisa gunakan pengeluaran ini untuk menabung atau memenuhi kebutuhan lain.
6.    Tetapkan tujuan atau cita-cita finansial. Susun target keuangan yang ingin Anda raih secara berkala, bersama pasangan. Tetapkan tujuan spesifik, realistis, terukur dan dalam kurun waktu tertentu. Tujuan ini membantu Anda lebih fokus merancang keuangan. Misalnya, bercita-cita punya dana pendidikan prasekolah berstandar internasional dan sebagainya.
7.    Menabung, menabung, menabung. Ubah kebiasaan dan pola pikir. Segera setelah menerima gaji, sisihkan untuk tabungan dalam jumlah yang telah Anda rencanakan sesuai tujuan atau cita-cita finansial keluarga Anda. Sebaiknya, Anda memiliki rekening terpisah untuk tabungan dan kebutuhan sehari-hari.
8.    Berinvestasilah! Tentu Anda tak akan puas dengan hanya menunggu tabungan membumbung. Padahal cita-cita Anda untuk keluarga “selangit”. Inilah saat yang tepat untuk juga memikirkan investasi. Kini bentuknya macam-macam. Takut akan risiko investasi?! Tak perlu khawatir, Anda hanya perlu belajar pada ahlinya. Konsultasikan keuangan Anda dengan ahli keuangan yang handal! 
Artikel Ayah Bunda
 

Trik Mengatur Keuangan Rumah Tangga


Sebagai pasangan suami istri yang sama-sama bekerja, anda harus hati-hati dalam mengelola keuangan anda. Jangan sampai anda mengalami kebangkrutan karena keuangan yang tidak direncanakan dengan baik. Hal ini akan menimbulkan kesulitan finansial yang merepotkan dan menyusahkan anda.
Beberapa survey membuktikan bahwa dengan membuat anggaran keuangan, pasangan suami istri akan tehindar dari masalah hutang. Karena tujuan dari merencanakan anggaran tersebut adalah menciptakan kondisi finansial yang stabil, dimana semua pengeluaran dan tagihan disesuaikan dengan pendapatan. Nah, berikut ini ada lima cara yang dapat anda contek untuk membuat anggaran pengeluaran dan pemasukan dalam rumah tangga;
  1. Hitunglah penghasilan bersih yang anda terima setiap bulannya. Fyi, gaji bersih adalah penghasilan yang anda terima setelah dipotong oleh pajak penghasilan dan pemotongan-pemotongan lainnya.
  2. Buatlah daftar apa saja yang menjadi kebutuhan rumah tangga setiap bulannya, termasuk di dalamnya hipotek, pajak mobil, biaya tak terduga seperti perbaikan mobil, dan kemudian juga biaya makan, bensin, asuransi, cicilan kartu kredit dan hal lain yang anda anggap masuk dalam kebutuhan dalam keluarga.
  3. Kumpulkan slip gaju dan tagihan setidaknya dalam tiga bulan terakhir untuk membandingkan keseimbangan keuangan anda.
  4. Hitunglah rata-rata uang anda yang dikeluarkan selama tiga bulan terakhir. Jika ada pengeluaran yang tidak terduga, perkirakanlah jumlahnya untuk beberapa bulan ke depannya.
  5. Kurangi penghasilan bersih anda dengarn rata-rata pengeluaran yang tidak terduga.
  6. Alokasikan dana untuk kebutuhan pribadi seperti tagihan handphone, pakaian, hiburan, sumbangan, hadiah dan kebutuhan pribadi lainnya.
  7. Perkirakan pengeluaran untuk bulan depan sesuai dengan dana yang telah anda alokasikan untuk masing-maisng kebutuhan. Setiap kali anda melakukan pembelian, selalu ingat untuk mengurangi dari dana untuk kebutuhan tersebut. Misalkan, anda sudah mengalokasikan 1 juta rupiah untuk membeli pakaian. Setelah uang tersebut dipakai, janganlah anda membeli pakaian lagi di bulan yang sama.
  8. Sesuaikan alokasi dana Anda ketika pada bulan pertama penganggaran Anda tidak menyisakan untuk ditabung atau tidak bisa memenuhi kebutuhan yang lebih penting. Misalnya Anda bisa mengalokasikan uang makan malam di café untuk ditabung atau membayar tagihan kartu kredit.
(/Carapedia)

Tips Cara Isteri Membuat/Menjadikan Suami Senang Bahagia Betah di Rumah


Biasanya wanita lebih senang tampil sempurna, cantik, seksi dan menggoda pria lain ketika berada di luar rumah. Di rumah wanita banyak yang yang lebih suka tampil ala kadarnya tanpa ada merasa tuntutan untuk tampil baik di depan suaminya. Ini merupakan sesuatu yang salah dan harus diubah untuk menyenangkan hati suami tercinta. Wanita tampil hebat di dalam rumah di depan suaminya dan tampil biasa di depan umum.
Hubungan seksual yang sah antara suami isteri adalah hubungan yang boleh dilakukan antara laki-laki dengan perempuan untuk memperoleh kesenangan hidup di dunia tanpa ada larangan dari pihak manapun. Secara naluriah, kegiatan seks merupakan kegiatan yang disukai oleh manusia baik lak-laki maupun perempuan. Kedua pihak harus sama-sama suka dan butuh hal-hal yang berhubungan dengan seks agar bisa menikmati aktivitas seks suami isteri. Menemukan pasangan yang tepat sejak awal adalah hal yang paling terpenting. Jangan menikah karena paksaan, tetapi menikahlah karena cinta kepada pasangan.
Berikut ini adalah beberapa tips trik cara-cara yang bisa dilakukan oleh seorang isteri untuk membuat suaminya senang bahagia dan betah menghabiskan waktu luang bersama dengan istrinya :
1. Belajar Mencintai Dunia Seks Sehat
Baik istri maupun suami harus sama-sama senang dengan seks sehat yang halal. Sangat sulit untuk bisa sama-sama menikmati jika ada masalah fisik maupun psikis pada salah satunya. Mungkin perlu terapi khusus bagi yang memiliki gairah kurang agar bisa normal. Ada berbagai cara untuk bisa menghilangkan kurang gairah seksual seperti dengan konsultasi ke prikolog, konsultasi ke dokter, konsultasi ke orang yang ahli dalam membina rumahtangga, belajar di internet, buku, dan lain-lain. Jika suami maupun isteri sudah bisa menikmati hubungan suami isteri maka dasar dari semua ini sudah terpenuhi.
2. Tampil Seksi Menggoda
Sebagai seorang perempuan yang telah menikah, rajin-rajinlah merawat diri secara fisik agar tampil menawan di mata sang suami. Cari tahu perubahan fisik apa yang diinginkan suami dari istrinya tercinta. Selama masih bisa dilakukan dalam batas kewajaran tidak ada salahnya untuk dicoba seperti membuat kulit lebih putih alami, membuat rambut lurus panjang tergerai, bersih dari bulu-bulu yang mengganggu pemandangan, dan lain sebagainya. Dari segi pakaian dan aksesoris yang dipakai pun juga pilih yang merangsang suami seperti lingerie-lingerie yang sesuai dengan selera suami tercinta.
3. Perilaku Sensual Nakal Menggoda
Tirulah gaya-gaya wanita yang sensual nan menggoda selama berduaan dengan suami. Jangan malu-malu mempertontonkan hal-hal yang erotis, sensual yang merangsang suami baik dari cara berbicara, berperilaku, bergesture, bergerak fisik, menari, dan lain sebagainya. Saat suami datang berikan servis yang terbaik yang bisa dinikmati bersama-sama dan sesekali memberikan servis yang tidak kita suka namun disukai sang suami. Nikmati peran tersebut hanya ketika berada berdua dengan suami.
4. Wilayah Khusus Suami Isteri
Jalankan peran tersebut hanya pada saat berada di ruangan tertutup berdua dengan suami. Lakukan di kamar suami isteri pribadi atau bisa di seluruh ruangan rumah jika tidak ada orang lain. Jangan sampai orang lain tahu kegiatan tersebut apalagi anak-anak. Pelankan suara jika ada orang lain di rumah jangan sampai mereka terganggu. Jika keluar ruangan privat gunakan pakaian biasa yang tertutup agar tidak mengundang nafsu birahi orang lain dan hapus segala riasan dan make up agar tampil biasa di depan publik termasuk di depan orang rumah dan anak-anak.
4. Ciptakan Permainan dan Fantasi Baru
Terus belajar dan berkreasi dalam menciptakan sesuatu yang baru dalam kehidupan seks suami isteri. Cari referensi di buku, internet, media massa, teman, dan lain sebagainya. Namun jangan sampai menceritakan apapun apa-apa yang telah dilakukan dengan suami, karena hubungan suami isteri adalah sesuatu yang rahasia. Jika bertanya pandai-pandailah merangkai kata agar tidak terlihat kegiatan apa yang telah dilakukan dengan suami. Selain itu sah-sah saja menggunakan berbagai mainan penunjang hubungan intim suami istri selama dua-duanya bisa menikmati. Yang jelas semua itu harus sehat, dalam batas kewajaran, tidak melanggar hukum negara dan agama.
5. Ajak Suami Untuk Terlibat Penuh
Jangan hanya isteri saja yang memegang jalannya permainan. Suami juga harus diajak untuk ikut tenggelam dalam permainan yang penuh kenikmatan tersebut. Pemegang jalan permainan harus bergantian antara suami dan isteri agar tidak bosan. Yang pasti tidak boleh mengikutsertakan orang lain dalam hubungan suami isteri tersebut termasuk isteri suami yang lain jika suami punya isteri lain.
6. Tidak Boleh Berlebihan
Lakukan aktivitas seksual suami isteri ini saat diinginkan saja. Tetapi berpenampilan cantik dan seksi bagaikan bidadari tetap harus ditampilkan saat berdua antara suami dengan isteri di tempat tertutup. Untuk hubungan seksual sebaiknya dibatasi jangan terlalu berlebihan karena lama-kalamaan nanti bisa menyebabkan kebosanan yang nantinya akan sulit mengembalikannya seperti semula.
Semoga hubungan anda dengan suami selalu terjalin harmonis dan bahagia selalu. Terima kasih.

7 Kunci kebahagiaan Suami Istri


Kebahagiaan bukanlah milik istri atau suami semata, tetapi milik keduanya. Mereka harus melaksanakan kewajibannya masing-masing. saling mencintai dan meridhai dapat menguatkan ikatan perkawinan yang sudah mereka bina. Kebahagian suami istri bukanlah hal yang sulit untuk diwujudkan. berikut adalah 7 cara praktis dan sederhana menggapai kebahagiaan suami – istri:
1. Berlapang dada.
Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa pertengkaran antara suami-istri lebih sering disebabkan oleh hal-hal yang sepele. Misalnya kebiasaan suami yang tidak mematikan lampu kamar sebelum meninggalkannya atau suami yang tidak membersihkan dulu sepatunya ketika mau masuk rumah.Istri marah karena tindakan suaminya itu dan si suami juga ikut tersinggung. Maka adanya toleransi dan berlapang dada dalam hal-hal yang sepele merupakan suatu keharusan bagi suami istri.
2. Saling menghargai.
Saling menghargai diantara suami istri merupakan salah satu rahasia kebahagiaan mereka.Jika suami hendak bepergian , hendaknya memberitahukan kepada istri tujuan kepergiannya. Hal tersebut termasuk menghargai istri. istri hendaknya tidak membuka surat rahasia atau catatan yang bersifat pribadi milik suaminya  karena hal itu termasuk menghargai suami.
3. Jangan ada pihak ketiga.
suami istri hendaknya menyelesaikan perselisihan diantara mereka tanpa ada campur tangan orang lain, baik itu dari kerabat atau teman dekat. Sehingga mereka terbiasa menyelesaikan setiap masalah dengan cepat.Jauhilah pertengkaran dihadapan anak-anak.
4. Bekerja sama mengatur pengeluaran.
Kesibukan bekerja dikantor, terlalu banyak pengeluaran atau sedikitnya pendapatan seringkali menjadi sebab pertengkaran antara suami istri. Sebagian istri mengeluhkan kurangnya pendapatan dari suami sehingga istri cemas dengan masa depan keluarganya. karena itu suami istri harus pandaimengatur dan merencanakan pengeluaran keuangan sejak dari awal bulan. Misalnya mengatur anggaran pengeluara untuk makan, pakaian, melunasi kredit dan membeli barang lainnya, sedangkan sisanya untuk ditabung. Yang terpenting adalah adanya kelenturan dan mendahulukan yang lebih penting.
5. Adanya pembagian tugas.
Setiap suami istri punya tugas masing-masing. Tugas suami adalah mencari nafkah sedangkan istri adalah mengatur urusan rumah tangga. hendaknya mereka tidak saling mengambil alih tugas masing-masing. Misalnya suami tidak berhak merubah dekorasi rumah tanpa persetujuan istri, demikian pula istrinya tidak boleh begitu saja merubah bentuk rumah sesuai keinginannya tanpa persetujuan suami.
6. Memelihara rumah tangga lebih penting dari persahabatan.
Membina persahabatan hendaknya jangan sampai merusak ketentraman dan keharmonisan dalam rumah tangga bahkan jangan sampai menimbulkan perselisihan antara suami istri. Karena itu menjadi keharusan bagi suami istri untuk menjauhi persahabatan dengan orang lain yang dapat menimbulkan potensi untuk konflik karena adanya kecemburuan.
7. Cinta dan cinta.
Dalam cinta tersimpan sesuatu yang menyebabkan terciptanya kebahagiaan suami istri. Tidak ada cara terbaik untuk mengatasi perselisihan diantara mereka  kecuali mereka mau saling menjaga perasaannya masing-masing baik dalam suka maupun duka.